SHALIHKAN DIRIMU INSYA ALLAH DIBERI ANAK KETURUNAN YANG SHALIH

“Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (QS. Ath-Thuur : 21)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’diy menafsirkan :
“keturunan yang mengikuti mereka dalam keimanan maksudnya adalah mereka mengikuti keimanan yang muncul dari orang tua/kakek-buyut mereka. maka keturunan mereka mengikuti mereka dalam keimanan. Maka lebih utama lagi jika keimanan muncul dari diri anak-keturunan itu sendiri. Mereka yang disebut ini, maka Allah akan mengikutsertakan mereka dalam kedudukan orang tua/kakek-buyut mereka di surga walaupun mereka sebenarnya tidak mencapainya [kedudukan anak lebih rendah dari orang tua –pent], sebagai balasan bagi orang tua mereka dan tambahan bagi pahala mereka. akan tetapi dengan hal ini, Allah tidak mengurangi pahala orang tua mereka sedikitpun.”

Maka peran dan ahlak orangtua merupakan cermin dari ahlak dan prilaku anak keturunanya, jika orangtuanya dapat menjadi suri tauladhan yang baik maka insya Allah anak keturunanya pun akan baik begitu pula sebaliknya, maka jadilah suri tauladan yang baik untuk generasi penerus kita agar menjadi keluarga yang samawi dan menjadi insan yang bertakwa, bahagian dunia dan akhirat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *